05 Jan Tingkatkan Estetika dan Minat Baca, Tim Abdimas FIK Gelar Pelatihan Mural di SDN Melong Mandiri 6 Cimahi
CIMAHI – Suasana berbeda tampak di SDN Melong Mandiri 6 Cimahi pada akhir pekan lalu. Dinding perpustakaan yang semula polos kini berubah menjadi kanvas raksasa penuh warna. Dalam upaya meningkatkan kualitas lingkungan belajar sekaligus mendongkrak minat baca siswa, pihak sekolah bekerja sama dengan Tim Pengabdian Masyarakat (Abdimas) dari Fakultas Industri Kreatif (FIK) menggelar kegiatan pembuatan elemen estetis mural pada Sabtu dan Minggu, 15-16 November 2025.
Program ini dipimpin oleh Ketua Tim Abdimas, Cucu Retno Yuningsih, S.Sn., M.Pd., dengan dukungan anggota tim dosen yang terdiri dari Dr. Ranti Rachmawanti S.Pd., M.Hum, Dr. Santi Salayanti, S.Sn., M.Sn., dan Dr. Ira Wirasari, S.Sos., M.Ds. Sinergi ini juga melibatkan partisipasi aktif mahasiswa Prodi Seni Rupa dan para siswa sekolah dasar tersebut.

Kepala Sekolah SDN Melong Mandiri 6 Cimahi, Asep Asikin, S.Pd., M.Pd., menyambut inisiatif ini dengan antusiasme tinggi. Ia menilai kegiatan ini bukan sekadar proyek menghias dinding, melainkan sebuah terobosan dalam metode pembelajaran yang menyenangkan bagi anak didik.
“Kami sangat mengapresiasi dan menyambut positif kehadiran tim Abdimas FIK. Kolaborasi ini sangat bermanfaat bagi sekolah kami, sehingga kehadiran para akademisi dan mahasiswa seni rupa ini sangat membantu dalam mengasah kreativitas siswa secara lebih profesional dan terarah,” ungkap Asep, Sabtu (15/11/2025).
Lebih lanjut, Asep menekankan bahwa kegiatan ini sangat selaras dengan kurikulum sekolah, di mana Seni Budaya dan Prakarya (SBDP) menjadi mata pelajaran wajib. “Mural ini menjadi praktik nyata dari teori yang mereka pelajari di kelas. Respon anak-anak sangat luar biasa; mereka terlihat bangga karya sketsanya bisa abadi di dinding sekolah mereka sendiri,” tambahnya.
Proses kreatif dimulai dengan pembekalan materi melalui modul pembelajaran. Para siswa dibimbing untuk menumpahkan imajinasi mereka ke dalam sketsa kertas. Sketsa-sketsa terpilih kemudian dikompilasi dan dieksekusi bersama-sama ke dinding perpustakaan.
Ketua Tim Abdimas, Cucu Retno Yuningsih, menjelaskan bahwa target utama program ini adalah kenyamanan visual. “Mural saat ini menjadi media penyampai pesan visual yang sangat efektif. Melalui penataan ruang perpustakaan yang estetis, kami berharap siswa merasa lebih nyaman, betah berlama-lama, dan pada akhirnya minat baca mereka meningkat signifikan,” ujarnya.
Dengan wajah baru perpustakaan yang lebih estetis, pihak sekolah berharap ruang baca ini akan menjadi destinasi favorit siswa saat jam istirahat, sekaligus menanamkan rasa kepedulian terhadap keindahan lingkungan sekolah.
No Comments